06 November 2016

Piknik Korea Selatan 25 Oktober 2016 - Seoul (Bagian 1)

Dua hari terakhir akan kami habiskan di Kota Seoul. Setelah sarapan di guesthouse, kami menuju 창덕궁 (Istana Changdeokgung) yang merupakan salah satu istana 대조선국 (Kerajaan Joseon) di Seoul. 창덕궁 (Istana Changdeokgung) salah satu istana terindah yang pernah saya kunjungi karena masih mempertahankan arsitektur tradisional Korea dengan taman-taman yang indah. Sangat kontras dengan gedung pencakar langit di sekitarnya.


Di bagian belakang 창덕궁 (Istana Changdeokgung) terdapat taman indah yang disebut 후원 (Rear Garden) atau 비원 (Secret Garden). Saat semenanjung Korea masih diperintah 조선 (Dinasti Joseon), akses ke taman ini terlarang bagi siapapun kecuali keluarga Raja. Pada hari kami mengunjungi tempat ini, akses ke taman tersebut dibuka oleh pengelola 창덕궁 (Istana Changdeokgung) pada jam-jam tertentu dengan disertai pemandu wisata. Peserta tidak harus mengikuti rombongan tour, diperbolehkan untuk berkeliling terpisah dari rombongan.

Salah satu pintu gerbang di 창덕궁 (Istana Changdeokgung)





Akses menuju 후원 (Rear Garden) atau 비원 (Secret Garden)





Puas mengelilingi 창덕궁 (Istana Changdeokgung) kami lalu beranjak ke 북촌한옥마을 (Desa Bukchon Hanok), suatu desa yang masih mempertahankan arsitektur tradisional hanok zaman 조선 (Dinasti Joseon) di Kota Seoul. Letaknya tidak jauh dari 창덕궁 (Istana Changdeokgung) dan dapat ditempuh dengan berjalan kaki beberapa menit. 

북촌한옥마을 (Desa Bukchon Hanok)


북촌한옥마을 (Desa Bukchon Hanok) sangat ramai dikunjungi oleh turis yang ingin berfoto di tempat ini. Tapi saya salut dengan Korea Tourism Organization, mereka menyediakan petugas yang mampu berbicara dalam beberapa bahasa sebagai pusat informasi di tempat-tempat umum.

Petugas Informasi

Dari 북촌한옥마을 (Desa Bukchon Hanok), kami naik subway menuju N서울타워 (N Seoul Tower) atau dikenal juga dengan nama Namsan Tower karena letaknya di atas Bukit Namsan di Seoul. Ini adalah menara telekomunikasi dimana pengunjung dapat melihat pemandangan Kota Seoul dari gardu pandang di atasnya. Dari kaki bukit, kami naik kereta gantung hingga dasar menara. Harga tiket kereta gantung adalah ₩8.500/pulang pergi atau sekitar Rp106.000/orang. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan elevator menuju gardu pandang. Biayanya ₩10.000/orang atau sekitar Rp125.000.




Kota Seoul dilihat dari N서울타워 (N Seoul Tower)

Jarak ke rumah

Setelah turun kami makan malam di 누나홀닭 홍대점 (Noo Na Hol Dak) yang menyajikan menu 치맥 (chimaek), ayam goreng khas Korea. Setelah kenyang, kami berbelanja oleh-oleh di 명동 (Myeongdong).


치맥 (Chimaek)

Puas berbelanja sekitar pukul 22:00 waktu setempat, kami kembali ke guesthouse untuk beristirahat.

(bersambung)

No comments: