05 November 2016

Piknik Korea Selatan 23 Oktober 2016 - Busan dan Seoul

Kami hanya 1 malam di Busan. Siangnya kami akan ke Seoul dengan KTX, kereta cepat Korea Selatan. Setelah sarapan dan check out, kami menitipkan koper di resepsionis. Pagi ini kami berkeliling Busan mengunjungi destinasi wisata yang cukup populer di kota ini.

Tujuan pertama kami adalah 부산타워 (Menara Busan) dan 용두산공원 (Taman Yongdusan). Kedua tempat ini dekat dari hostel, kami cukup berjalan kaki sekitar 10 menit. 

Menara Busan dan Taman Yongdusan

Selesai di 용두산공원 (Taman Yongdusan), kami naik subway dan dilanjutkan dengan mikrobus menuju 감천동 문화 마을 (Gamcheon Cultural Village). Dulunya 감천동 (Gamcheon) merupakan kampung nelayan kecil di perbukitan Busan. Untuk merevitalisasi wilayahnya, warga kemudian mengecat warna-warni rumahnya. Selain dicat, warga juga membuat mural dan patung seni pada tembok rumahnya sehingga tampak menarik. Salah satu patung terkenal di 감천동 (Gamcheon) adalah patung Pangeran Kecil dan rubah yang diadaptasi dari novel karya Antoine de Saint-Exupery. Kurang lengkap rasanya jika ke Busan tapi tidak mengunjungi 감천동 문화 마을 (Gamcheon Cultural Village)

Mikrobus ke 감천동 문화 마을 (Gamcheon Cultural Village)

Di pintu masuk terdapat pusat informasi yang menjual peta 감천동 (Gamcheon) seharga ₩2.000 atau sekitar Rp25.000. Di peta tersebut ada beberapa check point di 감천동 (Gamcheon) yang perlu dicari dan dilengkapi dengan stempel. Jika kita berhasil menemukan seluruh check points yang dibuktikan dengan lengkap seluruh stempel pada peta, kita akan mendapatkan hadiah yang bisa diambil di pusat informasi. Karena tidak cukup waktu, kami hanya berkeliling sekitar 1 jam untuk mengambil foto.

감천동 문화 마을 (Gamcheon Cultural Village)





Selesai dari 감천동 문화 마을 (Gamcheon Cultural Village), kami kembali ke distrik Gwangbok. Tujuan kami selanjutnya adalah ke BIFF Square. BIFF Square merupakan tempat bisnis dan perbelanjaan yang didedikasikan untuk seni peran di Korea Selatan dan mengambil nama dari Busan International Film Festival, yaitu salah satu festival film terbesar di Asia yang diadakan setiap tahun di awal bulan Oktober. Tempat berlangsungnya film festival sebenarnya di Busan Cinema Center, Distrik Haeundae. 


BIFF Square

Dari BIFF Square, kami kemudian berjalan kaki ke 자갈치 시장 (Pasar Ikan Jagalchi), pasar ikan terbesar di Korea Selatan. Posisi kota Busan yang terletak di pinggir laut menjadikan kota ini tujuan utama pelelangan ikan di Korea Selatan.


자갈치 시장 (Pasar Ikan Jagalchi)


Kami hanya sebentar berkeliling di 자갈치 시장 (Pasar Ikan Jagalchi), dan setelah itu makan siang di cafetaria Lotte Department Store. Pukul 12:00 waktu setempat, saya bergegas untuk mengambil koper di hostel untuk kemudian kami naik subway ke Stasiun Busan.



Jadwal kereta kami KTX 142 pukul 13:20 waktu setempat. Saya salah memprediksi waktu tempuh subway karena kami sampai Stasiun Busan pukul 13:10 dan berlari ke peron. Untuk diperbolehkan naik kereta ternyata saya harus menukar tiket yang saya beli online dengan boarding pass. Dan siang itu antrean penukaran boarding pass cukup panjang.

Stasiun Busan

Agar tidak terlambat, saya meminta Ibu dan Adik untuk lebih dulu ke peron keberangkatan sementara saya menukarkan tiket. Akhirnya saya mendapatkan boarding pass pukul 13:19 dan langsung lari sekencang mungkin ke peron 5 di mana Ibu dan Adik sudah menunggu di pintu kereta. Setelah menyerahkan boarding pass ke pramugari, kami diperbolehkan naik dan kereta langsung berangkat. Saya bersyukur tidak tertinggal kereta, karena tiket hangus jika penumpang terlambat. Tiket kereta KTX Busan - Seoul First Class adalah ₩83.700 atau sekitar Rp1.000.000/orang. Lebih murah dibandingkan Shinkansen di Jepang untuk jarak yang sama.

Di atas kereta, kami diberitahu pramugari bahwa gerbong kami duduk berada di gerbong 3, jauh di depan posisi kami saat ini. Tidak apa-apa bagi kami, jauh lebih baik berjalan ke gerbong depan daripada tertinggal kereta. Kami berjalan kaki menyusuri gerbong dan beberapa menit kemudian sampai di tempat duduk kami. 

KTX (Kiri) dan Mugunghwa (Tengah dan Kanan)


Tempat Koper di KTX. Kursi lipat digunakan untuk penumpang dengan tiket berdiri

Kami tiba di Stasiun Seoul tepat waktu pukul 15:56 waktu setempat. Sesampainya di Seoul, kami melanjutkan perjalanan dengan subway ke Hi Jun Guesthouse, dekat Universitas Hongik.




(bersambung)

Tidak ada komentar: