01 Juni 2014

Piknik Pearl River Delta - Shenzhen (Bagian 2)

Hari terakhir di Shenzhen kami kembali mengunjungi sebuah theme park, yaitu Splendid China & Chinese Folk Culture Village (深圳锦绣, 中华中国民俗文化村). Setelah check-out dan sarapan di food court di Dongmen Street, kami kembali naik Shenzhen Metro ke stasiun OCT (Overseas Chinese Town). 

Hal yang membedakan Splendid China & Chinese Folk Culture Village dengan Window of the World adalah di theme park ini yang menjadi atraksi utama adalah kebudayaan Cina yang berumur 5.000 tahun dalam bentuk karya arsitektur, kondisi alam dan bangunan yang dibuat masyarakat China. Tiket masuk ke theme park ini adalah ¥180.

Walaupun harganya sedikit lebih mahal daripada Window of the World, theme park ini lebih luas. Kami tidak mengelilingi seluruhnya karena terlalu melelahkan jika harus ditempuh dengan berjalan kaki. 

Miniatur Gua Longmen di Luoyang, Provinsi Henan

Miniatur Gua Yungang di Datong, Provinsi Shanxi 

Kuil Konfusius di Qufu, Provinsi Shandong

Miniatur Kota Terlarang, Beijing, Cina

Miniatur Istana Potala di Tibet

Miniatur Tembok Besar Cina

Setelah selesai dari Spendid China & Chinese Folk Culture Village kami pun berpisah di stasiun OCT. Saya kembali ke Hong Kong melalui Luo Hu karena besok pagi akan pulang ke Indonesia. Sedangkan Richard dan Ferry masih melanjutkan ke Macau dan Hong Kong menggunakan kapal feri dari Pelabuhan Shekou.

Sebelum ke Hong Kong saya kembali ke ZTL Hotel untuk mengambil tas koper yang tadi pagi saya titipkan. Alasan saya ke Hong Kong menggunakan jalur darat adalah karena ingin membeli cinderamata di Ladies Market, Mongkok.

Dari Mongkok, saya sempat menghabiskan waktu di Avenue of Stars untuk melihat pertunjukan A Symphony of Lights. 

Pulau Hong Kong di Malam Hari

Dari sini, saya naik bus A21 ke Bandar Udara Internasional Hong Kong untuk bermalam di sana. Banyak tempat untuk beristirahat di sini dan tidak ada petugas yang menanyakan identitas seperti di bandara-bandara Jepang. Tapi tempat yang paling nyaman menurut saya adalah di dekat tempat pembelian Octopus Card di sebelah utara terminal 1 lantai dasar. Hanya saja jangan kaget jika orang yang tidur di kursi samping adalah tunawisma. Saya amati, banyak tunawisma yang memanfaatkan bandara ini sebagai tempat tinggal.

(selesai)

Tidak ada komentar: